Nuansa Melankolis dan Lirik Penuh Analogi, Sinatras Membawa Kenangan Musik Pop Indonesia 80’an dalam Karyanya

Nuansa Melankolis dan Lirik Penuh Analogi, Sinatras Membawa Kenangan Musik Pop Indonesia 80’an dalam Karyanya

Bekasi, 5 Februari 2021 - “Bersinar Sejahtera Selalu” adalah doa yang disematkan menjadi sebuah nama band asal Kota Bekasi ini. Band yang digawangi oleh Ajibondji (vocal), Abi (Keyboard & Guitar), Jeff (Guitar), Indra (Bass) dan Mamed (Drums) ini terbentuk di tahun 2019 dan sempat mengeluarkan single “Good Feeling” yang hanya dirilis di youtube.

Berbekal support dan antusias pendengarnya, Sinatras akhirnya merilis single yang digarap lebih serius. “Rekah”, lagu yang menceritakan tentang kehadiran seorang wanita yang dapat mengubah hidup seorang pria yang merasa hampir putus asa dengan cinta dan perasaan yang dimiliki. “Diibaratkan sebuah bunga, pria tersebut seperti merasa (Rekah) kembali,” tukas Ajibondji selaku songwriter.

Proses produksi yang terbilang cukup lama menjadi tantangan tersendiri untuk Sinatras, karena ditengah proses pembuatan musik & videoklip “Rekah”, Sinatras mengalami pergantian personil di drum. Ibarat “sambil menyelam minum air”, Sinatras mengisi beberapa gigs sembari mencari drummer yang cocok. Hingga terpilihlah Mamed sebagai drummer Sinatras.

Hadir dengan nuansa melankolis dan lirik penuh analogi bak lagu-lagu pop manis Indonesia era 80an, Sinatras menjadi warna baru untuk skena musik di Bekasi yang terkenal dengan musik kerasnya. Namun tak ingin terjebak dengan stigma “oldies music / classic music”, Sinatras memberikan “sentuhan” tersendiri disetiap karya-karyanya.

Single “Rekah” sudah bisa didengarkan di Apple Music, iTunes, Spotify, JOOX, TikTok, dll. Serta video klipnya juga bisa disaksikan di Kanal Youtube Sinatras Indonesia.

Leave a Reply

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again